BANSER yang dikenal dengan semangat perjuangan kemanusiaan tanpa memandang ras atau politik, mengalami penolakan dari raja-raja Bali saat menggelar Apel Kesetiaan. Ironisnya, acara ini bertepatan dengan Muktamar PKB yang hanya berjarak tidak terlalu jauh. Tanpa koordinasi yang baik, kegiatan BANSER ini justru menimbulkan gesekan, bahkan perintah untuk memulangkan pasukan BANSER dilakukan secara tiba-tiba. Di tengah memanasnya hubungan PBNU dan PKB, kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang netralitas dan komitmen BANSER. Bagaimana tanggapan mereka?
Religius
berita yang fokus pada aspek keagamaan, seperti ajaran agama, praktik keagamaan, perkembangan dalam komunitas keagamaan, dan isu-isu terkait keagamaan. Berita ini dapat mencakup liputan tentang acara keagamaan, ceramah agama, perayaan agama, dan pandangan agama terhadap isu-isu kontemporer. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang mendalam dan mendukung pemahaman yang lebih baik tentang aspek keagamaan dalam masyarakat.
Mubes Alim Ulama Bangkalan Serukan Amanah Bangkalan: Menuju Muktamar Luar Biasa PBNU
Mubes Alim Ulama di Bangkalan, Jawa Timur, memunculkan ‘Amanah Bangkalan’—sebuah seruan penting yang menyerukan Muktamar Luar Biasa untuk menyelamatkan NU dari krisis yang melanda. Sejumlah ulama sepuh, seperti Kiai Haji Marzuki Mustamar dan Kiai Haji Salam Sohim, menuding PBNU telah melakukan pelanggaran berat terhadap AD/ART dan Khitthah 1926. Lebih dari itu, polemik terkait nasab Habib Balawi dan sejarah NU semakin memperuncing perpecahan di tubuh NU. Presidium Penyelamat NU dibentuk untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis menuju perubahan besar
Gebyar Sholawat dan Pengajian Meriahkan Puncak HUT RI-79 di Pacet Nggapuk
Setelah sukses menggelar lomba pada tanggal 16 Agustus dan malam tasyakuran yang khidmat, acara puncak akan diisi dengan Gebyar Sholawat dan pengajian. Yang istimewa, acara ini akan menghadirkan duet Majlis Bronto Sholawat asal Mojokerto dengan pengajian oleh Gus Zudi Sarwojati dari Jombang
MWC NU Pacet Pimpin Gerakan Penyelamatan Lingkungan: Langkah Konkret Hadapi Ancaman Ekosistem
MWC NU Pacet mengambil langkah tegas untuk menyelamatkan lingkungan di Kecamatan Pacet dari ancaman kerusakan. Dengan polusi, perburuan liar, dan perubahan fungsi lahan yang merusak ekosistem, MWC NU Pacet mengeluarkan rekomendasi konkret untuk desa-desa di wilayah ini. Mereka menggalakkan pengelolaan sampah yang lebih baik, pengawasan ketat terhadap perburuan liar, pelestarian fungsi lahan, dan pendidikan lingkungan bagi masyarakat. Upaya ini bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem, menjaga kualitas hidup, dan melindungi kesehatan masyarakat. Bergabunglah dengan gerakan ini untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pacet Keluarkan Surat Edaran Sikap Politik Tahun 2024
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pacet mengeluarkan surat edaran nomor 154/MWC/A.II/L.11.14/VI/2024 yang berisi sikap politik mereka untuk tahun 2024. Surat ini menekankan pentingnya persatuan, persaudaraan, ketenangan, dan keharmonisan di tengah situasi politik yang memanas
Virus IDOLA Kian Menyebar di Kab. Mojokerto: Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi Dijagokan Masyarakat untuk Pilkada 2024
Virus IDOLA semakin merebak di Kabupaten Mojokerto. Fenomena ini menggambarkan popularitas Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi yang terus meningkat di kalangan warga dan Nahdliyin setempat.
Ulil Abshar Abdalla: PBNU Siap Hadapi Perundungan Akibat Izin Tambang
Berita Video Sorbansantri.com – Ketua PBNU Ulil Abshar…
Gus Dulloh Menjelma Sebagai IDOLA Bagi Kader Ansor Kab. Mojokerto
Dukungan kuat dari kader Ansor diharapkan dapat membantu Gus Dulloh dan Ikfina Fahmawati membawa kemajuan dan keberkahan bagi Kabupaten Mojokerto
Penghinaan Logo NU: Akun X @pasifisstate Dilaporkan ke Polisi oleh Warga Surabaya
Pemilik akun X @pasifisstate dilaporkan ke Polrestabes Surabaya oleh Ali Mahfud, seorang warga Kecamatan Rungkut, Surabaya, pada 20 Juni 2024. Ali melaporkan akun tersebut karena dianggap telah memplesetkan logo Nahdlatul Ulama (NU) menjadi “Ulama Nambang”
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

